Pengamanan Unjuk Rasa oleh Aparat Kepolisian Berdasarkan Hak Kebebasan Berpendapat di Muka Umum

Authors

  • Muhammad Ardhian Saputra Universitas Safin Pati Author
  • Ni Nyoman Tri Partini Universitas Safin Pati Author

Keywords:

Hak Asasi Manusia, Kebebasan Pendapat, Kepolisian, Negara Hukum, Unjuk Rasa

Abstract

This research aims to analyze the legal regulations as well as a legal review of the security of demonstrations by police officers based on the right to freedom of expression in public. The research method used is normative juridical with analytical descriptive specifications, using secondary data consisting of primary, secondary, and tertiary legal materials through literature studies and analyzed qualitatively. The results of the study show that freedom of opinion is a constitutional right guaranteed in the 1945 Constitution and Law Number 9 of 1998, which must be implemented by paying attention to public order and the rights of others. The security of the demonstration by the police is regulated in Law Number 5  of 2026, which places the National Police as a protector, protector, and law enforcer. In its implementation, the police must use authority in a proportionate, professional, and humanist manner so that human rights violations do not occur. The conclusion of this study is that the security of the demonstration must be carried out based on the principle of the rule of law while still respecting the right to freedom of opinion, so that a balance is achieved between security interests and the protection of the constitutional rights of citizens.

 

 

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum serta tinjauan yuridis terhadap pengamanan unjuk rasa oleh aparat kepolisian berdasarkan hak kebebasan berpendapat di muka umum. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif analitis, menggunakan data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier melalui studi kepustakaan serta dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebebasan berpendapat merupakan hak konstitusional yang dijamin dalam UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998, yang pelaksanaannya harus tetap memperhatikan ketertiban umum dan hak orang lain. Pengamanan unjuk rasa oleh kepolisian diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2026 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang menempatkan Polri sebagai pelindung, pengayom, dan penegak hukum. Dalam pelaksanaannya, kepolisian harus menggunakan kewenangan secara proporsional, profesional, dan humanis agar tidak terjadi pelanggaran hak asasi manusia. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pengamanan unjuk rasa harus dilaksanakan berdasarkan prinsip negara hukum dengan tetap menghormati hak kebebasan berpendapat, sehingga tercapai keseimbangan antara kepentingan keamanan dan perlindungan hak konstitusional warga negara.

References

Arnapi, Karnaji, Izzah Khalif Raihan Abidin, dan Rofadan Mina Arsyada. “Paradigma Hukum Kedudukan Kepolisian Negara Republik Indonesia Dalam Pengamanan Aksi Unjuk Rasa.” Media Iuris 7, no. 1 (2024): 31–50. https://doi.org/10.20473/mi.v7i1.43709.

Firmansyah, Fajar, Aldy Setyawan, Nur Handayati, dan Fitri Ayuningtyas. “Tinjauan Yuridis Terhadap Kewenangan Satuan Samapta Dalam Pengamanan Unjuk Rasa Di Wilayah Hukum Polres Mojokerto.” Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) 5, no. 1 (2026): 11371–77. https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.7414.

Indriyanto, Dedy. “Unjuk Rasa Anarkis: Analisis Faktor dan Peran Kepolisian Dalam Penanggulangan Anarchist Demonstrations: Analysis of Factors and the Role of the Police in Response.” Jurnal Keamanan Nasional 9, no. 2 (2023): 449–66. https://ejurnal.ubharajaya.ac.id/index.php/kamnas/article/view/1426.

Irawan, Dodi. “Implementasi Kebijakan Penyampaian Pendapat Di Muka Umum Pada Mahasiswa.” Simbur Cahaya 29, no. 2 (2022): 216–24. https://doi.org/10.28946/sc.v29i2.2349.

Kadir, Yusrianto, Roy Marthen Moonti, Ramdhan Kasim, Arifin Tumuhulawa, dan Marten Bunga. “Penerapan Prosedur Tetap Nomor 1 Tahun 2010 Tentang Penangulangan Anarkis.” Journal Evidence of Law 1, no. 2 (2022): 1–17. https://doi.org/10.59066/jel.v1i2.43.

Kusuma, Ersa, Septya Wahyu, Tutik Yuniani, Firza Zaenatin, Putra Gilang, dan Aris Prio Santoso. “Kebebasan Berpendapat dan Kaitannya dengan Hak Asasi Manusia (HAM).” Sanskara Hukum dan HAM 1, no. 3 (2023): 97–101. https://doi.org/10.58812/shh.v1i03.63.

Manulang, Novrianti, dan Harry Z Soeratin. “Pengaruh Pengungkapan Environmental, Social, dan Governance Terhadap Nilai Perusahaan.” Journal of Business Economics and Management 1, no. 2 (2024): 72–77. https://doi.org/10.62379/jbem.v1i2.64.

Mulyaningsih, Rizki Muhammad Arafat. “Kebebasan Berpendapat Sebagai Hak Konstitusional: Tinjauan Terhadap Praktik Penanganan Aksi Demonstrasi.” Siyasah: Jurnal Hukum Tata Negara 5, no. 2 (2025): 168–86. https://doi.org/10.32332/siyasah.v4i1.

Oktaviani, Sri. “Konstitusi dan Kebebasan Berpendapat di Indonesia: Analisis Keterbatasan dan Perlindungan.” Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen 2, no. 7 (2024): 174–86. https://doi.org/10.61722/jiem.v2i7.1864.

Pratama, Ferry Putra, Nur Handayati, dan Valencia Nadya Paramita. “Implementasi Prinsip Proporsionalitas Penggunaan Kekuatan Satuan Samapta Polres Mojokerto Pengamanan Unjuk Rasa.” Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) 5, no. 1 (2026): 11679–85. https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.7405.

Qosim, M Rizal, Hajar Salamah Salsabila Hariz, Yusuf Ibrahim Arowosaiye, Mabarroh Azizah, dan Idamatussilmi. “The Politicization of Religion and Law Enforcement in Indonesia’s Democratic Elections: An Islamic Legal Perspective.” Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam 19, no. 2 (2025): 313–34. https://doi.org/10.24090/mnh.v19i2.15244.

Ramadhan, Rangga. “Fungsi Kepolisian Dalam Pencegahan Eskalasi Kerusuhan Melalui Pendekatan Humanis Berdasarkan UU No 2 Tahun 2002.” Media Hukum Indonesia (MHI) 4, no. 2 (2026): 227–37. https://www.ojs.daarulhuda.or.id/index.php/MHI/article/view/3301.

Risky, Riswari, dan Abdul Wahab. “Sinergitas Satuan Polisi Pamong Praja Dan Kepolisian Resor Dalam Penertiban Unjuk Rasa Di Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara.” Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 4, no. 3 (2026): 4018–29. https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.5970.

Sabrina, Hilda, Badrut Tamam, dan Yudha Putra. “Hak Kebebasan Berpendapat Indonesia Dan Malaysia Perspektif Hak Asasi Manusia.” Rechtenstudent 3, no. 3 (2024): 372–84.

Safitria, Andinia Noffa, Zahrotul Afifah, Dwi Mei Nandani, Wikha Rahmaleni, Ananda Thalia Wahyu Salsabilla, dan Kuswan Hadji. “Implementasi Konstitusi Terhadap Perlindungan Hak Asasi Manusia Dalam Prespektif Hukum Tata Negara.” ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora 2, no. 3 (2024): 233–47. https://doi.org/10.59246/aladalah.v2i3.885.

Sanjaya, Satriya, dan Fakhlur. “Jurnal Ilmiah Publika.” Ilmiah Publika 10, no. 1 (2022): 205–15. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/3223012.

Soesanto, M, Borman Moh, Taufik Moh, dan Nur Handayati. “Lex Journal: Kajian Hukum Dan Keadilan.” Lex Journal: Kajian Hukum Dan Keadilan 7, no. 2 (2026): 444–54. https://doi.org/10.25139/lex.v7i2.11476.

Sugiarto, Ihwan, dan Dudi Badruzaman. “Dinamika Hukum Dan Kebebasan Berpendapat Di Media Sosial: Studi Komparasi Antara Indonesia Dan Malaysia.” Masalah-Masalah Hukum 53, no. 2 (2024): 155–66. https://doi.org/10.14710/mmh.53.2.2024.155-166.

Wahyuni, Rizki, dan Yati Desiandri. “Hak Asasi Manusia (HAM) Pada Kebebasan Berpendapat/Berekspresi Dalam Negara Demokrasi Di Indonesia.” Jurnal Sains Dan Teknologi 5, no. 3 (2022): 961–66. https://doi.org/10.55338/saintek.v5i3.2422.

Yusuf, A S, dan E Bachri. “Proses Penanganan Unjuk Rasa Yang Dilakukan Dit Samapta Subdit Dalmas Polda Lampung.” Innovative: Journal of Social Science 4 (2024): 9648–60. http://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/8772.

Zainuddin, Muhammad, dan Aisyah Dinda Karina. “Use of Normative Juridical Methods in Proving the Truth in Legal Research.” Smart Law Journal 2, no. 2 (2023): 114–23. http://stikesyahoedsmg.ac.id/ojs/index.php/slj.

Downloads

Published

2026-08-06

How to Cite

Pengamanan Unjuk Rasa oleh Aparat Kepolisian Berdasarkan Hak Kebebasan Berpendapat di Muka Umum. (2026). Journal Lex Suprema Review (JLSR), 1(1), 87-99. https://journals.triazpustaka.id/jlsr/article/view/10